Beberapa kebenaran yang membuat kita bisa semakin yakin dengan Al-Qur’an yakni menjelaskan pergerakan lebah dalam membuat rumahnya serta manfaatnya bagi manusia dan alam semesta yang bertasbih memuji-Nya tetapi kita (manusia) tidak mengetahuinya.
Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah, “Buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia (68), kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan lalu tempulah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). “Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir (69). (QS An-Nahl (16) : 68-69).
Hal lain terjadi pada penjelasan mengenai semesta alam yakni : Langit yang tujuh, Bumi, dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sungguh, Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun. (QS. Al-Isra (17) :44)
Ayat diatas memberikan kita pemahaman bahwa semua yang ada di dunia bertasbih kepada Allah dan jika manusia tidak bisa bertasbih maka mereka lebih sesat bahkan lebih sesat lagi dari hewan karena hewan pun memiliki tasbih sendiri-sendiri untuk memuji-Nya tetapi kita tidak mengetahuinya.
Tidaklah Engkau tahu bahwa kepada Allah-lah bertasbih apa yang di langit dab di bumi dan juga burung yang mengembangkan sayapnya. Masing-masing sungguh telah mengetahui cara berdoa dan bertasbih. Allah Maha Mnegetahui apa yang mereka kerjakan (41). Dan milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi, dan hanya kepada Allah-lah kembali seluruh makhluk (42). Tidaklah Engkau melihat bahwa Allah menjadikan awan bergerak perlahan, kemudian mengumpulkannya, menjadikannya bertumpuk-tumpuk, lalu Engkau lihat hujan keluar dari celah-celahnya, dan Dia juga menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, dari gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya itu kepada siapa yang Dia kehendaki dan dihindarkan-Nya dari siapa yang Dia kehendaki. Kilauan kilatnya hampir-hampir menghilangkan penglihatan (43). Allah mempergantikan malam dan siang. Sungguh pada yang demikian itu pasti terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan (44). Dan Allah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian yang lain berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Allah Maha kuasa atas segala sesuatu (45). Sungguh, Kami telah menurunkan ayat-ayat yang memberi penjelasan, dan Allah memberi petunjuk siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus (46). (QS. An-Nur (24) : 41-46)
Tidaklah Engkau tahu bahwa kepada Allah-lah bertasbih apa yang di langit dab di bumi dan juga burung yang mengembangkan sayapnya. Masing-masing sungguh telah mengetahui cara berdoa dan bertasbih. Allah Maha Mnegetahui apa yang mereka kerjakan (41). Dan milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi, dan hanya kepada Allah-lah kembali seluruh makhluk (42). Tidaklah Engkau melihat bahwa Allah menjadikan awan bergerak perlahan, kemudian mengumpulkannya, menjadikannya bertumpuk-tumpuk, lalu Engkau lihat hujan keluar dari celah-celahnya, dan Dia juga menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, dari gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya itu kepada siapa yang Dia kehendaki dan dihindarkan-Nya dari siapa yang Dia kehendaki. Kilauan kilatnya hampir-hampir menghilangkan penglihatan (43). Allah mempergantikan malam dan siang. Sungguh pada yang demikian itu pasti terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai penglihatan (44). Dan Allah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian yang lain berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Sungguh, Allah Maha kuasa atas segala sesuatu (45). Sungguh, Kami telah menurunkan ayat-ayat yang memberi penjelasan, dan Allah memberi petunjuk siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus (46). (QS. An-Nur (24) : 41-46)
Pertanyaan besar adalah mengapa Nabi kita Muhammad SAW sangat dihormati dan dikagumi oleh para ahli sejarah mengenai pengaruhnya terhadap dunia dengan pribadi yang luar biasa bahkan sangat jarang menemukan pribadi seperti beliau atau hampir tidak ada lagi di zaman sekarang. Hal ini bisa kita lihat dari perilaku (akhlak) beliau yang sama dengan Al-Qur’an, yakin bahwa petunjuk untuk mendapatkan suatu kebahagiaan dunia dan akhirat semuanya terdapat dalam kitab Al-Qur’an, jika kita yakin dan melaksanakannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar